Komponen

PENGERTIAN SSD SECARA UMUM?

SSD

Pengertian SSD secara umum

ssd

Solid-state drive (SSD) adalah jenis perangkat penyimpanan yang dapat membaca, menulis, dan menyimpan data tanpa memerlukan sumber daya konstan. Mereka dapat digunakan sebagai drive internal atau eksternal dan, karena mereka tidak memiliki bagian yang bergerak, ukurannya menjadi lebih kecil. Contohnya adalah SSD 2,5 inci, yang kira-kira seukuran setumpuk kartu.

SSD, atau solid-state drive, adalah jenis perangkat penyimpanan yang menggunakan microchip untuk menyimpan data, berbeda dengan hard disk drive (HDD) yang menggunakan disk magnetik berputar yang disebut piringan. Perbedaan dalam teknologi penyimpanan ini menyebabkan SSD memiliki waktu akses yang jauh lebih cepat daripada HDD. SSD dibuat dengan menumpuk chip memori flash yang saling berhubungan yang terbuat dari silikon untuk mencapai kepadatan yang bervariasi.

Ada berbagai jenis SSD yang tersedia. Salah satu contohnya adalah SSD M.2, yang berukuran kecil dan seukuran satu bungkus permen karet. Jenis lainnya adalah drive U.2, yang menggunakan koneksi motherboard khusus, mirip dengan M.2, tetapi hadir dalam bentuk 2,5 inci yang lebih besar. Karena ukurannya yang lebih besar, drive U.2 memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar, dengan beberapa mencapai 4TB atau lebih, sedangkan sebagian besar drive M.2 maksimal 2TB.

SAS SSD adalah jenis perangkat penyimpanan yang menggunakan memori flash NAND dan dirancang agar kompatibel dengan antarmuka SAS, yang memungkinkannya terhubung ke komputer host dengan cara yang sama seperti HDD. Faktor bentuk yang paling umum untuk SSD SAS adalah 2,5 inci dan 3,5 inci. Drive ini hadir dengan opsi bandwidth yang berbeda, termasuk 3 Gbps, 6 Gbps, dan 12 Gbps.

EVOLUSI TEKNOLOGI SSD DARI WAKTU KE WAKTU

Berlawanan dengan kepercayaan populer, konsep SSD telah ada selama beberapa waktu. Mereka pertama kali diperkenalkan pada 1950-an di komputer awal yang menggunakan tabung vakum untuk sirkuit logika. Versi awal SSD menggunakan dua teknologi serupa: penyimpanan hanya baca berbasis kartu dan memori inti magnetik.

Terlepas dari popularitas awalnya, SSD tidak lagi digunakan pada paruh kedua tahun 1950-an dan 1960-an karena munculnya alternatif penyimpanan yang lebih terjangkau seperti memori drum, yang merupakan jenis perangkat penyimpanan data magnetik.

Meskipun SSD kehilangan popularitas, mereka tidak hilang seluruhnya, dan pada tahun 1970-an mereka muncul kembali di pasar. Namun, mereka tidak terjangkau, dan baru pada tahun 1976 Dataram merilis Bulk Core SSD-nya sehingga menjadi lebih mudah diakses. Namun, biayanya masih sangat tinggi. Misalnya, penyiapan Bulk Core dengan penyimpanan 256KB dan papan pengontrol berharga sekitar $8.000 pada tahun 1977, yang setara dengan sekitar $39.000 dalam mata uang saat ini.

Sepanjang akhir 1970-an, teknologi SSD mengalami kemajuan, dan pada 1990-an, SSD berbasis flash diperkenalkan dan menjadi populer di seluruh dunia. Namun, mereka masih cukup mahal dibandingkan dengan harga saat ini.

Pada tahun 2003, keterjangkauan SSD meningkat secara signifikan saat Transcend meluncurkan SSD flash berbiaya rendah dengan konektor Parallel ATA (PATA), yang dapat dibeli mulai dari $45. Pada akhir tahun 2012, flash drive untuk aplikasi perusahaan berkinerja tinggi telah menjadi standar. Meningkatnya permintaan akan kecepatan, performa tinggi, dan keandalan terus mendorong kemajuan dan pertumbuhan SSD dibandingkan hard disk drive tradisional.

SSD adalah bagian tipis dari memori flash NAND, mirip dengan yang digunakan dalam drive USB. Namun, alih-alih disimpan dalam stik kecil, SSD terbungkus dalam cangkang dan menyertakan konektor antarmuka untuk mentransfer data antara papan sirkuit utama komputer dan perangkat penyimpanan, sehingga menghasilkan peningkatan kinerja.

INTERFACE SATA dalam SSD

SATA (Serial Advanced Technology Attachment) adalah antarmuka yang banyak digunakan untuk SSD. Tidak seperti model paralel, komunikasi SATA mentransfer data sedikit demi sedikit, yang membuatnya kurang rentan terhadap interferensi dan memungkinkannya bekerja dengan kecepatan lebih cepat daripada PATA, yang sebagian besar telah digantikannya. Model serial juga memungkinkan kabel yang lebih sederhana dan ramping.

Non-Volatile Memory Express (NVMe) adalah antarmuka penyimpanan dan protokol transfer data yang menawarkan throughput tertinggi dan waktu respons tercepat dengan memanfaatkan bus Peripheral Component Interconnect Express (PCIe). SSD NVMe menjadi pilihan yang disukai untuk pusat data secara global karena kecepatan dan keandalannya

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang NVMe, kunjungi halaman blog REF Group. REF Group menyediakan beragam pilihan SSD dan HDD yang melayani berbagai bisnis dan anggaran. Spesialis teknis kami tersedia untuk membantu Anda dalam menentukan opsi terbaik untuk bisnis Anda. Selain memberikan penghematan biaya, semua SSD dan HDD kami dilengkapi dengan garansi tiga tahun yang kuat untuk keamanan tambahan.

Anda bisa klik link disini ke Tokopedia REF Group atau anda bisa cek stok kami secara langsung disini